event jejepangan

7 Style Street Fashion Harajuku yang Paling Terkenal

Indonesia Anime Con
Posted 2 days ago5 mins read
Style Harajuku memiliki banyak jenis yang menarik dengan popularitas mendunia. Yuk, cari tahu jenis-jenis style street fashion Harajuku.
7 Style Street Fashion Harajuku yang Paling Terkenal

Street fashion Harajuku merupakan salah satu gaya berbusana populer yang mendunia. Style ini berasal dari negeri sakura, tempat kelahiran anime dan manga.

Daya tarik utama dari Harajuku style terletak pada gaya busana yang sangat unik, mencerminkan cara pemuda pemudi Jepang berekspresi dengan bebas. Gaya ini juga sering kali memadukan warna-warna dan aksesoris yang eye catching.

Yuk, kenali lebih dekat tentang Harajuku style dan jenis-jenisnya yang paling populer.

Menilik Sejarah Street Fashion Harajuku

Harajuku style atau dikenal juga sebagai Japan street fashion, berkembang sejak tahun 1970 an. Asalnya sendiri dari kawasan Harajuku, yang terletak di distrik Shibuya, Tokyo.

Harajuku style bukan hanya sekedar gaya busana nyentrik, melainkan merupakan bentuk gerakan melawan peraturan dan norma sosial masyarakat Jepang yang begitu ketat. 

Setiap akhir pekan, ratusan pemuda Jepang akan berkunjung ke kawasan Harajuku. Mereka mengubah gaya berpakaian yang biasanya menggunakan seragam dengan outfit berwarna-warni dan mencolok.

Pada awalnya, trend street fashion mengkombinasikan pakaian tradisional Jepang dengan pakaian ala barat yang lebih modern.

Namun, seiring waktu, berbagai style yang berbeda bermunculan. Meskipun begitu, inti dari Harajuku style tetap sama, yaitu mengenakan pakaian bergaya bebas untuk mengekspresikan imajinasi.

Style Harajuku mulai dikenal hingga ke Eropa pada tahun 2000-an. Keunikan gaya fashion ini bahkan membuat sejumlah penyanyi top dunia menganut style Harajuku. Salah satu contohnya yaitu Gwen Stefani dalam album solo bertajuk Love Angel (2003).

Style Street Fashion Harajuku

Japanese street fashion Harajuku memiliki bervariasi gaya, mulai dari cute hingga super nyentrik. Berikut beberapa style Harajuku yang paling mendunia:

1. Lolita Style

Lolita style akrab juga disebut sebagai Kawaii style. Gaya berbusana ini identik dengan rok berhias renda dan gaya kekanakan yang imut.

Inspirasi Lolita style berasal dari gaya fashion abad ke-17 dari Era Victoria. Gaya busana yang elegan dan berkelas ini menjadi lambang gerakan protes secara halus melawan norma masyarakat yang ketat sekitar tahun 1970-an.

Dulunya, hanya ada dua jenis Lolita style yaitu:

Sweet Lolita

Sweet Lolita identik dengan warna-warna pastel, rok mengembang, renda, dan frills. Gaya ini dilengkapi dengan make up ringan dan hair styling yang sederhana tapi elegan.

Gothic Lolita

Berlawanan dari Sweet Lolita, Gothic Lolita menggunakan pakaian berwarna gelap dengan sentuhan merah atau ungu. 

Masih sama menggunakan dress mengembang ala era Victoria, tapi dengan make up dan aksesoris yang lebih bernuansa gothic.

2. Decora Style

Decora style merupakan Harajuku street fashion Japan yang paling mudah untuk kamu kenali. 

Pasalnya, gaya berbusana yang satu ini benar-benar bebas, berwarna, dan sangat berbeda dari gaya berpakaian umum

Para penggiat style Decora sering kali menggunakan aksesoris dalam jumlah berlebihan, terutama jepit rambut. 

Mereka juga kerap mengenakan wig berwarna pelangi dan pakaian kasual yang mengingatkan cartoon klasik.

Tidak ada aturan spesifik untuk mengadopsi style Decora, tapi ada baiknya menekankan pada satu warna dominan. 

3. Gyaru Style

street-fashion-harajuku (2)

Style Harajuku paling populer selanjutnya yaitu Gyaru. Istilah Gyaru sendiri berasal dari kata Bahasa Inggris “gal” yang berarti gadis. 

Gyaru mulai berkembang pada tahun 1970-an. Style ini merujuk pada gaya berpakaian gadis remaja yang memberontak melawan standar kecantikan tradisional Jepang.

Fashion Harajuku Gyaru terinspirasi oleh kultur barat, sehingga identik dengan pakaian bergaya barat yang seksi, rambut berwarna blonde, dan kulit tanned. Gaya Gyaru juga identik dengan make up tebal dan aksesoris mewah.

Salah satu gaya Gyaru yang paling mencolok yaitu Ganguro. Kata Ganguro secara harfiah berarti “wajah hitam”. 

Di mata orang Jepang, gaya fashion Ganguro layaknya provokasi terhadap standar kecantikan tradisional, yakni kulit putih dan rambut hitam.

4. Mori Kei Style

Mori Kei atau Mori Girl merupakan style street fashion Harajuku yang bertema alami. Hal tersebut sesuai dengan istilah “Mori Kei” yang secara harfiah berarti gadis hutan.

Muncul sekitar tahun 2006-2007, penggiat fashion Mori Kei lebih menyukai segala hal yang bernuansa alami dan organik. Gaya ini menggunakan warna-warna earth tone, makeup ringan, dan hairstyle sederhana.

Biasanya, penganut gaya Mori Kei menggunakan pakaian berupa dress atau rok panjang dengan superposisi pakaian, sweater berbahan wol, syal, dan ponco rajutan tangan.

5. Cosplay Fashion

Cosplay (Costume Playing) juga termasuk salah satu style Tokyo street fashion Harajuku paling populer.

Istilah cosplay sendiri merujuk pada cara berpakaian untuk menjadi karakter anime atau manga. Cosplay lebih dari sebatas mengenakan kostum, tapi juga menjiwai karakter dengan menggunakan sikap dan bahasa tubuh karakter.

Cosplay bukan lagi sekedar hobi yang orang Jepang lakukan sesekali. Namun bisa benar-benar mereka gunakan sebagai gaya berbusana. 

Hal tersebut terutama terlihat di kawasan Harajuku pada akhir pekan, di mana akan ada banyak orang berpakaian sebagai karakter anime seperti Naruto dan Sangoku.

6. Visual Kei Style

Visual Kei merujuk pada gaya berbusana ala musik rock, metal, atau rap. Gaya ini memiliki identitas visual yang sangat kuat. Selain pakaian bernuansa rock, identik dengan gaya rambut dan makeup yang unik.

Karakteristik utama dari Visual Kei yaitu pakaian gelap atau berwarna mencolok yang terinspirasi gaya punk, makeup tebal, hairstyle yang nyentrik, dan tampilan androgynous.

Beberapa item yang kerap digunakan dalam style ini antara lain material kulit, kancing logam, dan rantai untuk menciptakan tampilan edgy.

Pertama kali muncul pada tahun 1980an, Visual Kei mencapai puncak popularitas pada tengah pertama tahun 1990. Gaya fashion ini menggaet banyak penggemar di Eropa dan Amerika.

7. Harajuku Goth

Style Goth juga termasuk salah satu gaya paling ikonik dari J-fashion. Gaya ini mulai berkembang pada akhir tahun 1990an.

Berkebalikan dari trend Kawaii, Japanese Goth memiliki nuansa gelap dan estetika tersendiri. Gaya ini menjadi bukti visual dari semangat dan keberanian yang berkembang di balik keseragaman.

Style Goth melahirkan banyak sub genre yang menarik. Salah satunya yaitu Cyber Goth yang mengusung nuansa gelap khas Gothic dengan twist cybernetic yang modern.

Event Pop Culture Asia Terbesar di Indonesia

Street fashion Harajuku bukan hal asing bagi penggemar anime, manga, dan pop kultur Asia. Terutama buat kamu hobi mengenakan pakaian cosplay untuk memerankan karakter favorit.

INACON kembali menggelar event akbar bagi penggemar pop kultur Asia. Event ini menjadi tempat penggemar untuk mengekspresikan passion dan mendapatkan pengalaman berkesan.

Ada banyak acara seru yang menunggu kamu, mulai dari performance epik, meet and greet, exhibition, hingga berbagai workshop. Ada workshop cosplay juga, lho!

Event ini juga bakal menghadirkan beberapa cosplayer dan idol grup kenamaan. Yuk, dapatkan tiket event INACON sekarang sebelum kehabisan.

event jejepangan
Share this post